Arsip untuk Februari, 2011

Dalam hidup ini banyak orang yang sering merasa minder alias tidak percaya diri, hingga banyak hal yang kita lewatkan karena perasaan tersebut.tapi banyak pula yang memiliki kepercayaan yang tinggi dan dapat menerima dirinya apa adanya, termasuk ke dalam kategori apakah anda? tentu saja menilai diri sendiri sulit dan sering kita menyimpulkan diri kita seperti apa atas penilaian dari orang lain, perlu anda ketahui bahwa menerima diri sendiri merupakan hal yang ada dan perlu kita sadari sangatlah berpengaruh terhadap lingkungan sosial kita, siapapun diri kita, cantik atau jelek, pintar atau bodoh, atau biasa-biasa saja. kita bisa melihat dan menilai tanda-tanda dari orang yang dapat menerima dirinya sendiri apa adanya. Anda perlu dan mengerti akan menerima diri sendiri tersebut. Berdasarkan sumber atau bacaan yang saya baca ada 10 tanda-tanda bahwa diri kita sendiri menerima apa adanya sebagai berikut ini :

  1. SELALU BAHAGIA, menjadi bahagia adalah dengan apa dan siapa adanya diri anda, tidak seorang pun yang bisa sungguh-sungguh membuat kita bahagia atau sungguh-sungguh membuat kita tidak bahagia artinya bukan apa yang ada diluat tetapi apa yang ada dalam batin kita, tidak membandingkan dengan orang lain dan dengan tidak mengandalkan orang lain untuk membuat kita bahagia.
  2. MUDAH BERGAUL DENGAN ORANG LAIN, kita akan menjadi senang, gembira dan percaya diri ketika kita bisa menerima diri kita apa adanya. dengan atau dimana kita berada perasaan senang, gembira dan percaya diri aka ada karena kita selalu berfikir dan meyakini lingkungan dan orang lain juga menerima anda apa adanya. (lebih…)

Banyak orang merasa kurang percaya dengan kemampuan dirinya sendiri sehingga dia selalu berusaha sekuat tenaga untuk menjadi yang terbaik dengan memakai cara orang lain, padahal cara yang dipakai orang lain belum tentu bisa menghasilkan sesuatu yang sama meskipun kita mencontek nyaris tiada berbeda.

Sebenarnya memakai cara yang di pakai orang lain untuk mencapai sesuatu hal bukanlah cara yang salah, karena telah menjadi naluri manusia, bahwa akan selalu meniru orang lain apabila dirasa menguntungkan dan member manfaat. Namun satu hal yang mereka lupakan bahwa segala sesuatunya harus disesuaikan terlebih dahulu dengan kemampuan yang kita miliki.

Seringkali kita memaksakan kehendak kepada anak dan istri kita, bawahan atau partner kerja kita agar berbuat sesuatu seperti yang dilakukan orang-orang yang telah berhasil, Sehingga yang kita dapati hanyalah ketidak puasan dan selalu ada yang kurang.

Seharusnya biarlah mereka melakukan segala sesuatunya dengan cara mereka sendiri, yang penting kita tunjukkan sasaran yang akan kita capai serta cara-cara yang ideal untuk mencapainya. Karena dengan cara seperti itu justru akan memancing kreatifitas mereka tanpa mengurangi esensi dari Tujuan yang harus di capai. Biarlah mereka dan diri kita menjadi diri sendiri, karena dengan seperti itu akan merasakan kepuasan dari hasil kinerja kita.